Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini


Rabu, 11 September 2019

ASN Kecamatan Cinambo di tes urin oleh BNN Kota Bandung

bandungkota.bnn.go.id, Bandung - Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaraan gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan instansi pemerintah, khususnya pegawai Kecamatan Cinambo Kota Bandung berinisiatif melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungannya melalui pelaksanaan tes urine. Tes urine ini dilakukan dengan tujuan untuk pembinaan bagi para pegawai serta sebagai wujud dari komitmen Kecamatan Cinambo Kota Bandung untuk hidup sehat dan bersih dari penyalahgunaan narkoba sehingga dapat bekerja dengan baik.BNN Kota Bandung bekerjasama dengan BKPP Kota Bandung melaksanakan tes urine kepada 55 orang ASN yang berada dilingkungan Kecamatan Cinambo dalam rangka implementasi Inpres No. 6 Tahun 2018 tentang pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN dalam bentuk Tes Urin kepada ASN. Kegiatan dibuka oleh Drs. Dadang Iriadi, M.Pd selaku Camat Cinambo. Kemudian, dilanjutkan sosialisasi bahaya narkoba oleh AKBP Yeni Siti Saodah, S.Sos., MH., selaku Kepala BNN Kota Bandung di Kantor Kecamatan Cinambo jalan Cinambo No.56, Pakemitan, Cinambo, Kota Bandung pada tanggal 11 September 2019. "Kami sangat mengapresiasi BKPP Kota Bandung dalam upaya P4GN yang telah mengadakan pelaksanaan tes urine karena telah kita ketahui bersama bahwa salah satu dampak buruk penyalahgunaan narkoba dapat menurunkan produktivitas kerja”, Ujar AKBP Yeni Siti Saodah, S.Sos, MH. Dalam sambutannya. Dalam kegiatan sosialisasi ini diharapkan kepada ASN Kecamatan dapat menyebarkan kembali informasi akan bahaya narkoba kepada Masyarakat sebagai upaya deteksi dini dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan & peredaran gelap narkoba. Masyarakat pun harus sangat lebih peduli terhadap lingkungannya. kasus narkotika Kota Bandung dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, khususnya pada tahun 2018 tercatat ada 249 kasus narkotika (Data dari Polrestabes Kota Bandung) merupakan salah satu alasan bahwa kita sudah memasuki darurat narkoba oleh karenanya kepala BNN Kota Bandung menghimbau jika melihat penyalahguna maupun peredaran gelap narkoba maka dianjurkan untuk segera melaporkan kepada BNN Kota Bandung. Upaya P4GN di lingkungan kerja dapat menjadi kesadaran kolektif sehingga mampu menekan angka penyalahguna narkoba.


Sabtu, 17 Agustus 2019

Ini dia! Kelurahan Bersih Narkoba di Kota Bandung

bandungkota.bnn.go.id, Bandung - Saat ini desa/kelurahan menjadi wilayah strategis untuk jalur penyelundupan dan penyebaran penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Untuk itu kelurahan harus menjadi garda terdepan untuk melakukan upaya P4GN. Upaya ini harus segera dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat kelurahan untuk ikut andil dalam memerangi narkoba melalui program kelurahan bersinar. Berdasarkan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Bandung,  Polrestabes Kota Bandung, Komando Distrik Militer 0618/BS Kota Bandung Dan BNN Kota Bandung sepakat bersinergi dalam upaya mengoptimalisasi pencegahan dan peberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) untuk mewujudkan kelurahan bersih narkoba melalui penguatan 3 pilar yang telah dilaksanakan pada tanggal 28 November 2018, mengingat saat ini angka prevelensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang cukup tinggi.  Berdasarkan hasil survei tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di 13 provinsi  tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI diketahui bahwa prevelansi di kalangan pelajar/mahasiswa menujukkan angka 3,2% yaitu 2.297.492 orang, dihitung dari total jumlah pelajar mahasiswa tahun 2018 sebanyak 15.440.000 orang. Sedangkan pada kelompok pekerja prevelansi setahun terakhir pakai sebesar 2,1 % atau setara dengan 1.514.037 orang, dihitung dari total jumlah pekerja formal sebanyak 74.030.000 orang.Menghadapi kondisi ancaman tersebut serta guna mewujudkan harapan untuk memiliki SDM unggul bersih dari penyalahgunaan narkoba Sabtu 17 Agustus 2019, bertepatan dengan hari peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, BNN Kota Bandung bekerjasama dengan Kelurahan Burangrang dan Kelurahan Kebon Jeruk menggelar kegiatan Pencanangan Kelurahan Kelurahan Bersinar di Kota Bandung. Kegiatan tersebut akan dihadiri oleh kepala BNN Kota Bandung beserta seluruh staf, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bandung, perwakilan Kesbangpol Kota Bandung, perwakilan Kasat Narkoba Polrestabes Kota Bandung, perwakilan Camat Lengkong dan Lurah Burangrang, serta masyarakat Kelurahan Burangrang dan Kebon Jeruk. Pada Kegiatan Pencanangan Kelurahan Burangrang sebagai Kelurahan Bersinar di Kota Bandung Acara, BNN Kota Bandung bersama dengan Kelurahan Burangrang menyelenggarakan kegiatan senam sehat anti narkoba, upacara HUT RI ke 74 bersama seluruh staf BNN dan staf Kelurahan Burangrang serta masyarakat kelurahan Burangrang, pembacaan Deklarasi Bersama Anti Narkoba, penyerahan lefelat dan buku saku Kelurahan Bersinar sebagai pedoman dalam pelaksanaan Kelurahan Bersinar, peninjauan lokasi percontohan Kelurahan Bersinar di Kelurahan Burangrang yaitu di wilayah RW 02, karnaval, dan juga panggung hiburan yang akan diisi oleh penyuluhan bahaya penyuluhan narkoba melalui stand up comedy. Mobil “Bulao” juga ikut dihadirkan dalam kegiatan tersebut guna memberikan informasi seputar bahaya penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat sekitar. Petugas BNN Kota Bandung menampilkan konten-konten video bahaya penyalahgunaan narkoba, membagikan lefleat dan sticker “stop narkoba” serta memberikan informasi bagi para pengunujung mengenai tahapan dan prosedur layanan rehabilitasi.“Dalam kegiatan pencanangan kelurahan bersinar ini kami mengharapkan seluruh unsur masyarakat kelurahan Burangrang dan Kebon Jeruk dapat gotong royong bekerja sama untuk mewujudkan kelurahan bersinar yang memiliki sdm yang unggul bersih dari penyalahgunaan narkoba”, ujar Yeni Siti Saodah selaku Kepala BNN Kota Bandung. Apabila kesadaran dan kereleaan warga Burangrang untuk mewujudkan kelurahan bersinar dapat menjadi virus positif yang dapat menularkan kesadaran secara kolektif kepada kelurahan lain di kota bandung untuk bersama- sama mewujudkan kelurahan bersinar.


Selasa, 6 Agustus 2019

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Bandung bekerjasama dengan BNN Kota Bandung

bandungkota.bnn.go.id, Bandung - Selasa 6 Agustus 2019, BNN Kota Bandung mendapat kunjungan dari FKDM Bandung terkait dengan Audiensi Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) serta kerjasama dalam penyuluhan dan penanggulangan bahaya narkoba. Dihadiri oleh 6 orang anggota dari FKDM Bandung, kegiatan dilakukan di ruang rapat BNN Kota Bandung Jl. Cianjur No.4 pada pukul 09.30 s.d 10.30 WIB. kegiatan yang dilakukan ini berjalan dengan kondusif dan tepat waktu, kegiatan ini merupakan wujud dari pelayanan BNN Kota Bandung terhadap masyarakat baik dari Organisasi maupun Non Organisasi.Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah kerjasama antara BNN Kota bandung dengan FKDM Bandung demi mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba. Hasil yang dicapai dari diskusi ini adalah tersampaikannya informasi mengenai program kerja BNN Kota Bandung dalam upaya P4GN. “BNN Kota Bandung juga menyampaikan progam kegiatan “Kelurahan Bersinar” demi terwujudnya kelurahan yang bersih dari narkoba” ujar Saras Putri Utami, S. I.Kom. Pemaparan tentang status mengenai masalah narkoba sudah mencapai darurat nasional dan perlunya ada bantuan untuk mencegah hal tersebut melalui kerjasama antara BNN dan juga pihak pemerintah / non pemerintah juga keikutsertaan Masyarakat sekita untuk mencegah dan memberantas narkoba. Anggota FKDM dan pihak BNN Kota Bandung bekerjasama untuk memberikan pembekalan kepada anggota FKDM di tiap kecamatan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan upaya P4GN. Anggota FKDM juga dapat menjadi jembatan dalam upaya pencegahan bahaya narkoba di setiap wilayahnya. FKDM membantu BNN Kota Bandung untuk menumbuhkan mental menolak penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. “kita semua turut serta dalam menyukseskan program kelurahan bersinar disetiap wilayah di Kota Bandung agar setiap wilayah Kota Bandung bersih dari narkoba.” Ujar Gilang Fajar Shadiq, M.Hum. 





Selasa, 9 Juli 2019

BNN Kota Bandung Hadiri Peresmian Perubahan Kelembagaan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung menjadi Politeknik Kesejahteraan Sosial (Polteksos) Bandung

bandungkota.bnn.go.id, Bandung - BNN Kota Bandung menghadiri Kegiatan Peresmian Perubahan Kelembagaan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung menjadi Politeknik Kesejahteraan Sosial (Polteksos) Bandung pada tanggal 9 Juli 2019 di jalan Ir. H. Juanda no 367 Bandung Jawa Barat. pada kesempatan tersebut hadir pula Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan bahwa Nilai-nilai sosial masyarakat Indonesia sangat dihargai di mata dunia bahkan indeks kedermawanan negara yg paling dermawan adalah Indonesia. Menurut beliau, Kaum milenial muda Indonesia adalah yang paling optimis sedunia terhadap masa depan. Membangun interaksi sosial yang baik dan sikap saling menghargai adalah dua kunci utama dalam Membentuk hubungan sosial yg harmonis. Hadir pula Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, bahwa sepakat dalam mengukur keberhasilan dapat melalui indeks kebahagiaan, menurut beliau, dengan meningkatkan kesejahteraan publik, permasalahan sosial tidak akan berkurang apabila indeks kebahagiaan publik tidak diperbaiki ataupun tidak ditingkatkan. pada kesempatan ini, BNN Kota Bandung turut menghimbau kepada Poltekesos Bandung agar turut serta berpartisipasi aktif dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus sehingga mampu menciptakan Generasi Penerus Bangsa yang Sehat tanpa Narkoba.


Jumat, 28 Juni 2019

Ajak Milenial Sehat Tanpa Narkoba, BNN Kota Bandung Selenggarakan Senam Zumba Anti Narkoba

Hari Anti Narkotika Internasional yang diperingati setiap tanggal 26 Juni adalah wujud keprihatinan seluruh dunia sebagai upaya memerangi  penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Harapan akan terwujudnya negara yang bersih dari penyalahgunaan narkoba membutuhkan adanya gerakan yang massif  dan kepedulian  akan bahaya penyalahgunaan narkoba dari segala unsur masyarakat guna mewujudkan  generasi penerus bangsa yaitu generasi muda yang sehat, cerdas dan berintelektual yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, mengingat saat ini angka prevelensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang cukup tinggi.  Berdasarkan hasil survei tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di 13 provinsi  tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI diketahui bahwa prevelansi di kalangan pelajar/mahasiswa menujukkan angka 3,2% yaitu 2.297.492 orang, dihitung dari total jumlah pelajar mahasiswa tahun 2018 sebanyak 15.440.000 orang. Sedangkan pada kelompok pekerja prevelansi setahun terakhir pakai sebesar 2,1 % atau setara dengan 1.514.037 orang, dihitung dari total jumlah pekerja formal sebanyak 74.030.000 orang.Jumat 28 Juli 2019, BNN Kota Bandung menggelar kegiatan pra Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 di lapangan Saparua Bandung. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNN Kota Bandung beserta seluruh staf, serta masyarakat kecamatan Bandung Wetan dan masyarakat pengunjung lapangan saparua Bandung.  Pada peringatan pra HANI, BNN Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan senam Zumba Anti Narkoba serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung. Mobil “Bulao” juga ikut dihadirkan dalam kegiatan tersebut guna memberikan informasi seputar bahaya penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat sekitar dan peserta kegiatan senam zumba. Petugas BNN Kota Bandung menampilkan konten-konten video bahaya penyalahgunaan narkoba, membagikan lefleat dan sticker “stop narkoba” serta memberikan informasi bagi para pengunujung mengenai tahapan dan prosedur layanan rehabilitasi.“Kegiatan Senam Zumba sehat Anti narkoba merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk menghimbau masyarakat kota Bandung khususnya para kaum milenial untuk senantiasa hidup sehat serta jauh dari penyalahgunaan narkoba, sesuai dengan tema nasional HANI 2019 Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas”, ujar Yeni Siti Saodah, S.Sos, MH saat memberikan sambutan dalam kegiatan senam bersama. Negara sangat berharap kepada generasi milenial untuk tumbuh menjadi generasi yang kuat, tangguh, berdaya saing, kreatif, inovatif, sehat tanpa narkoba. Negara menaruh harapan besar kepada generasi milenial untuk membawa Indonesia ke tempat yang semestinya bangsa ini berada, yaitu sebagai bangsa besar yang semakin unggul, semakin maju, dan berbicara banyak di dunia internasional serta makin disegani oleh negara-negara lain.Selain kegiatan senam zumba anti narkoba, BNN Kota Bandung juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam rangka menyemarakkan peringatan HANI 2019. Pada pra HANI dilaksanakan kegiatan seperti pemasangan umbul-umbul di beberapa lokasi strategis di Kota Bandung dan penayangan videotron yang berisi pesan anti narkoba, senam zumba anti narkoba,  peresmian program desa bersinar di 2 kelurahan yang telah ditunjuk menjadi kelurahan percontohan Desa Bersinar, serta kampanye stop narkoba dengan mobil sosialisasi “Bulao’ milik BNN Kota Bandung di lingkungan sekolah dan masayakarat. Pada puncak HANI BNN Kota Bandung bekerjasama dengan Kesbangpol Kota Bandung akan menyelenggarakan kegiatan kampanye stop narkoba melalui kegiatan Fun Bike, deklarasi anti narkoba bersama seluruh komponen masyarakat Kota Bandung serta pemberian penghargaan kepada relawan dan penggiat anti narkoba yang telah aktif berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan P4GN secara mandiri.



Senin, 27 Mei 2019

Jelang Lebaran, Supir Bus Jalani Pemeriksaan Urine Dalam Operasi Ketupat 2019

Dalam rangka menyambut arus mudik 2019 Tim gabungan dari Polrestabes Bandung dan BNN Kota Bandung, Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Dinas Perhubungan Kota Bandung menyelenggarakan Operasi Ketupat. Adapun serangkaian operasi ketupat tersebut meliputi pemeriksaan urine dan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Cicaheum, Senin, 27 Mei 2019, mengingat berdasarkan survey nasional BNN tahun 2017 mengenai prevelensi penyalahgunaan narkoba secara keseluruhan sebesar 1,77% (3.376.115 orang) dan di kalangan pekerja mencapai sekitar 59% atau setara dengan 1.991.909 orang

Menurut Kepala BNN Kota Bandung pemeriksaan urine digelar dalam rangka Operasi Ketupat 2019 merupakan bentuk pelayanan kepada penumpang jelang lebaran. Yeni menuturkan keselamatan penumpang harus diprioritaskan dan berdasarkan hasil tes urine tersebut akan dikembangkan oleh BNN Kota Bandung dan Polrestabes Kota Bandung. Jika memang ada penyalagunaan narkoba akan diproses lebih lanjut. Yeni mengatakan tes urine ini merupakan program rutin menjelang lebaran untuk memastikan agar pengemudi bus memang layak unuk membawa kendaraannya."Tes urine ini sebagai antisipasi bagi para sopir, karena mereka bertanggungjawab atas keselamatan penumpang terlebih mungkin waktu kerja mereka bertambah, dikhawatirkan mereka menyalahgunakan narkotika dan obat-obatan terlarang. Kami tidak ingin penumpang mejadi korban dari sopir yang menyalahgunakan narkoba seperti peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan tiga orang korban jiwa terjadi di jalan raya Cidaun-Cianjur yang diduga akibat supir dalam pengaruh narkoba" ujar dia.


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP JAWA BARAT

205

Total Kasus Narkoba

296

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

1,131

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

1,850,207

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait