Video

KEPALA BNN RI AJAK PASIS SESKO TNI JADI PEMIMPIN YANG BERSIH DARI NARKOBA

Dibaca: 12 Oleh 28 Mei 2021Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Dr. Petrus Reinhard Golose yang didampingi Deputi Pencegahan Drs. Sufyan Syarif, MH, Kepala Biro Humas dan Protokol Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si, Inspektur Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus BNN RI Drs. Wahyono M.H. serta Kepala BNNP Jabar melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dalam rangka memberikan pengarahan serta pengalamannya kepada para perwira siswa yang sedang menjalani pendidikan. Acara ini berlangsung di Gedung Grha Widya Adibrata Sesko TNI, Bandung, Kamis (27/5).

Perwira siswa yang mengikuti kuliah umum, baik secara tatap muka maupun virtual sebanyak 196 siswa, yang terdiri dari TNI AD sebanyak 75 siswa, TNI AL sebanyak 50 siswa, TNI AU sebanyak 40 siswa dan dari Polri sebanyak 31 siswa.

Kepala BNN RI mendoakan seluruh siswa yang sedang menjalani pendidikan di Sesko TNI nantinya ada yang menjadi Panglima TNI, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

“Jika nanti menjadi pemimpin, jadilah pimpinan yang baik dan bersih dari narkoba,” ungkap Dr. Petrus Reinhard Golose.

Beliau juga berharap para pasis Sesko TNI Dikreg 48 yang sedang menempuh pendidikan di sini ada yang bercita-cita menjadi Kepala BNN RI.

“Menjadi Kepala BNN RI itu menyenangkan karena kita yang mengejutkan mereka (kurir/bandar narkoba), bukan mereka yang kejutan kita”, canda Dr. Petrus Reinhard Golose.

Selain bertugas di Kepolisian Republik Indonesia, Dr. Petrus Reinhard Golose juga meluangkan waktunya untuk menulis beberapa buku, antara lain : Seputar Kejahatan Hacking, Deradikalisasi Terorisme, Invasi Terorisme ke Cyberspace serta Gebrakan Inovasi dan Aktualisasi Dari Bali.

Selanjutnya, beliau membahas tentang “Ancaman Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Stabilitas Nasional”. Gambaran dampak serta ancaman narkotika saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Narkotika memiliki daya rusak yang lebih serius daripada korupsi dan terorisme, karena dapat merusak otak yang sulit untuk disembuhkan.

Sumber : http://bnn.go.id

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel